Warga TDM Keluhkan Dana PEM, Muhammad Ramli Janji Dorong Pemerintah Lebih Transparan

Reses Muhammad Ramli di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM)

Kupang, inihari.co- Aspirasi soal pengelolaan Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) mendominasi dialog warga dengan Anggota DPRD Kota Kupang, Muhammad Ramli, saat Reses Tahap I Tahun 2025/2026 di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Kecamatan Oebobo, Sabtu (1/11/2025).

Dalam kegiatan yang digelar di kantor Koperasi Merah Putih (KMP), sejumlah warga menilai penyaluran dana PEM belum sepenuhnya menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Mereka berharap mekanisme penyalurannya diperbaiki agar tidak menimbulkan kesan tebang pilih.

“Selama ini kami jarang tahu siapa yang menerima dan bagaimana prosesnya. Kami hanya ingin ada kejelasan agar bantuan pemerintah bisa dirasakan semua warga,” ujar Bastian Donohulu, warga RT 17 RW 04.

Senada dengan itu, Robert Nalle meminta pemerintah tidak alergi terhadap kritik masyarakat. Ia mengaku belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah, padahal sudah beberapa kali didata. Sementara Simon Sakan menyoroti persoalan BPJS Kesehatan yang belum mencakup seluruh anggota keluarga di satu Kartu Keluarga, meski sudah diurus sejak lama.

Menanggapi keluhan tersebut, Muhammad Ramli berjanji akan mendorong pemerintah kota melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program PEM. Menurutnya, dana tersebut semestinya digunakan untuk memperkuat ekonomi keluarga, bukan sekadar menjadi proyek administratif.

“Dana PEM harus hadir di tangan masyarakat, bukan berhenti di meja birokrasi. Transparansi dan pemerataan perlu dijaga supaya semangat pemberdayaan benar-benar terasa,” ujar legislator dari Komisi IV itu.

Selain menyerap aspirasi, Ramli juga mengajak warga memperkuat ekonomi keluarga melalui Koperasi Merah Putih, yang menurutnya bisa menjadi contoh nyata pemberdayaan berbasis masyarakat. Ia menilai koperasi memberi ruang bagi warga untuk belajar mengelola keuangan dan mengembangkan usaha kecil tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah.

Kegiatan reses dihadiri Ketua LPM sekaligus Ketua Koperasi Merah Putih, Dikson Ataupah, Kepala Seksi Pembangunan dan Trantib Kelurahan TDM, David Tigo, serta tokoh masyarakat dan anggota koperasi. Dikson melaporkan bahwa sudah lebih dari 100 warga TDM bergabung dalam koperasi dan berharap jumlah tersebut terus bertambah.

Reses berlangsung dalam suasana terbuka dan egaliter. Warga bebas menyampaikan unek-unek mereka, sementara Ramli menegaskan bahwa tugas wakil rakyat bukan sekadar menampung aspirasi, tetapi memastikan setiap suara warga benar-benar sampai ke ruang kebijakan. (Yantho Sulabessy Gromang)

Pos terkait