Kupang, inihari.co- Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Kupang melaksanakan kampanye perdana Pemilu 2024 dengan menyasar para pedagang di Pasar Oebobo pada Selasa (28/11/2023) pagi.
Dipimpin langsung Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Kupang – Jonas Salean, SH, M.Si, rombongan kampanye yang terdiri dari 40 Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) beserta 51 Pimpinan Kelurahan (Pimlur) dan 6 Pimpinan Kecamatan (Pimcat) menyapa dengan ramah para pedagang pasar Oebobo yang ditemui.
Kedatangan rombongan Partai Golkar Kota Kupang itu juga disambut ramah dan gembira oleh para pedagang. Mereka menjadikan kehadiran para Caleg Partai Golkar sebagai momentum untuk menyampaikan aspirasi dan keluh kesah mereka sebagai pedagang kecil.
Jonas Salean bersama para Caleg pun dengan seksama mendengarkan keluhan pedagang sembari membeli barang dagangan yang dijajakan, seperti aneka sayuran, bumbu dapur, tahu, tempe, ikan, daging dan telur.
Pedagang tradisional di pasar Oebobo pada umumnya mengeluhkan perihal sering terjadinya kenaikan barang-barang komoditas seperti cabai, sayuran, telur ayam dan sembako yang tentunya berpengaruh pada tingkat beli masyarakat dan juga pada penghasilan mereka.
Partai Golkar Kota Kupang memilih kampanye perdana di pasar tradisional sebab pasar sebagai salah satu ujung tombak ekonomi kerakyatan.
Jonas Salaen mengatakan, turun langsung ke pasar merupakan instruksi langsung dari DPD Partai Golkar NTT kepada seluruh DPD Kabupaten dan Kota di NTT. Tujuannya agar bisa mendalami permasalahan yang dialami oleh para pedagang pasar tradisional sekaligus mencari solusi bagi mereka.
“Ini juga merupakan bentuk kepedulian Partai Golkar di awal masa kampanye. Sebab selain datang untuk mensosialisasikan diri, hadirnya rombongan juga untuk menampung aspirasi serta keluhan sekaligus berbagi rejeki dengan membeli jualan dari para pedagang,” katanya.
Dalam blusukan yang dilakukan, para pedagang sempat meminta agar Partai Golkar Kota Kupang untuk mengusulkan agar Pasar Oebobo dijadikan lokasi bongkar muat sayur-sayuran dari luar kota. Usulan itu langsung ditanggapi Jonas Salean dengan meminta para Anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD Kota Kupang untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kupang melalui PD Pasar agar bisa menanggapi permintaan para pedagang tersebut.
Usai bertemu pedagang, Jonas Salean yang diwawancarai terkait target Golkar Kota Kupang dalam Pemilu 2024, mengaku Golkar Kota Kupang tetap menargetkan 8 kursi untuk DPRD Kota Kupang, dan 2 kursi untuk DPRD Provinsi NTT.
Menurutnya, dengan perolehan 8 kursi di DPRD Kota Kupang maka partai Golkar tidak perlu lagi koalisi dalam pengusulan calon Walikota dan Wakil Walikota di tahun 2024 mendatang.
Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) partai Golkar Kota Kupang – Jemari Yoseph Dogon mengatakan, dalam masa kampanye selama 75 hari ke depan, seluruh Caleg partai Golkar akan memanfaatkannya dengan bertemu masyarakat secara langsung agar dikenal dan bisa meraih simpatik dan hati masyarakat.
“Kami juga akan memanfaatkan jaringan keluarga untuk memenangkan partai Golkar di Kota Kupang. Seluruh pengurus dan kader Golkar juga akan bekerja keras bersama demi suara yang maksimal di Pileg 2024 nanti,” tutupnya. (Yantho Sulabessy Gromang)
